Trik Untuk Menangkap Basah si Pembohong

Copied from: @KerjaKreatif

Anda mungkin termasuk orang yang gemar menonton film detektif, seperti CSI. Atau kagum akan keahlian Dr Cal Lightman dalam serial Lie to Me yang sangat hebat dalam membaca bahasa tubuh orang sehingga tahu apakah orang itu berbohong atau berkata jujur. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda seringkali butuh “ilmu” seperti itu untuk mengetahui apakah teman kerja benar-benar terjebak macet, atau sebenarnya bangun kesiangan. Atau, apakah ponsel pasangan benar-benar mati atau sengaja ia matikan?

Tidak perlu belajar khusus untuk mengetahui apakah seseorang berbohong kepada Anda. Cukup pelajari trik dari R Edward Geiselman, profesor psikologi dari UCLA, yang bersama rekannya telah melakukan riset seputar cara terbaik untuk menangkap basah orang yang berbohong. Temuan yang telah dimuat dalam American Journal of Forensic Psychiatry ini memang diperuntukkan khusus bagi para petugas hukum. Namun, menurut Geiselman, teknik ini juga dapat dipakai oleh siapa saja. Nah, ini dia ciri-ciri orang yang tidak berkata jujur:

1. Cerita mereka cenderung sekilas dan hanya di permukaan. Bingung, ya, mengingat kita sering menemui orang berbohong yang mengarang cerita begitu panjang-lebar? Menurut Geiselman, sebagian orang yang berbohong justru cenderung tidak mau berkata banyak. Penyebabnya? Mereka tahu kalau nantinya harus mengingat detail kebohongan itu untuk diulang kembali di lain kesempatan. Nah, kalau ternyata berbeda, bagaimana? Sementara, sebagian lainnya tidak mau banyak bercerita karena takut nanti ceritanya itu jadi terlalu dibuat-buat dan orang lain akan curiga.

2. Mereka tiba-tiba bercerita tentang hal detail yang tidak Anda harapkan. Misalnya, baju apa yang mereka pakai, apa yang mereka minum, mobil apa yang mereka kendarai–padahal Anda tidak menanyakan. Anda dapat menyadari kebohongan mereka dari reaksi spontan Anda saat itu, seperti rasa heran dan ekspresi mengangkat alis tanpa disadari.

3. Mereka menjawab pertanyaan Anda dengan pertanyaan. Misalnya, Anda bertanya, “Semalam ke mana?” dan ia menjawab “Semalam saya di mana, ya?”. Selain itu, menurut Geiselman, ada juga orang yang menjawab pertanyaan Anda dengan nada bicara lambat, kemudian semakin lama semakin cepat. Ini tandanya mereka sudah menemukan cerita bohong yang bisa diutarakan. Ada juga yang bicara dengan nada ragu, kalimat-kalimatnya cenderung pendek, atau sering mengulang-ulang kalimatnya. “Ada dua kemungkinan. Antara mereka sudah lelah, atau memang tidak jujur,” kata Geiselman.

4. Ekspresi umum mereka adalah bibir yang tertutup rapat dan tidak menatap pandangan mata Anda. “Itu pertanda mereka sedang berpikir keras untuk memberi jawaban yang dapat diterima oleh Anda,” begitu penjelasan Geiselman. Selain itu, pembohong juga cenderung memperlihatkan bahasa tubuh tertentu, seperti bermain dengan baju atau rambut mereka.

Sumber: msnbc

About Harun AR

My real life is just about to start.. :)
This entry was posted in MumbleJumbled. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s